Bahan Baku Utama

Proses pembuatan sabit, pisau dan lainnya ini memerlukan bahan baku.

Menurut kalian apa yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan sabit?

Bahan baku utama yang digunakan adalah besi dan baja. Besi dan baja ini bisa berasal dari bekas rel kereta api, bekas per mobil, besi baja bulat, besi baja bekas plat kapal, dan besi baja tulangan.

Pada bahan baku utama kerja pandai besi, kalian dapat memahami keterlibatan beberapa unsur logam dan nonlogam. Namun, sebelum membahas tentang unsur logam dan nonlogam maka kita harus mengetahui pengertian unsur.

Tahukah kalian apakah unsur itu???

Sekarang terlebih dahulu mari kita perhatikan di alam sekitar kita. Udara yang kita hirup untuk bernafas adalah Oksigen. Termasuk apa oksigen itu?

Oksigen merupakan salah satu contoh unsur yang ada di sekitar kita. Jadi kita bisa tahu bahwa unsur merupakan zat tunggal yang tidak dapat diuraikan lagi menjadi zat-zat lain yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa. Berdasarkan sifatnya, unsur dapat digolongkan menjadi unsur logam, unsur nonlogam, serta unsur metaloid atau biasa juga disebut semilogam

Contoh unsur logam di antaranya besi (Fe), seng (Zn), dan tembaga (Cu). Contoh unsur nonlogam di antaranya karbon (C), nitrogen (N), dan oksigen(O). Silikon (Si) dan germanium tergolong metaloid (unsur antara logam dan nonlogam).

Pada bahan baku utama kerja pandai besi ini, kalian dapat memahami keterlibatan beberapa unsur logam dan nonlogam. Untuk memahami lebih jelas, berikut ini akan diuraikan konsep unsur logam dan nonlogam sesuai dengan sistem periodik unsur.

Bagaimanakah Penggolongan Unsur Logam dan Nonlogam dalam Tabel Periodik Unsur?

Unsur-unsur Golongan I A & II A seluruhnya logam kecuali hidrogen, sedangkan untuk unsur-unsur Golongan VII A seluruhnya nonlogam. Tetapi golongan III A hingga VI A mengandung nonlogam, metaloid (unsur antara logam dan nonlogam), dan logam. Sedangkan untuk golongan transisi (I B – VIII B) hampir seluruhnya merupakan unsur logam.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang penggolongan tersebut, maka kita dapat melihatnya di dalam sistem periodik unsur. Pada gambar 1 disajikan sistem periodik unsur.

Gambar 1. Sistem Periodik Unsur

Back

Next

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s