Pembentukan

Selanjutnya apakah yang dilakukan oleh pande besi setelah besi dipotong?

Pembentukan

Gambar 1. Besi panas yang sedang ditempa untuk dibentuk menjadi sabit

Proses pembentukan dilakukan dengan cara membakar besi baja yang telah dipotong tersebut pada suhu 1.000°C sampai 1.100°C. Selanjutnya besi yang berwarna merah tersebut ditempa dalam keadaan panas di atas landasan dengan menggunakan martil penempa.

Pada awalnya logam besi tersebut berbentuk balok tipis, setelah dipanaskan dan ditempa maka logam tersebut mengalami perubahan bentuk atau wujud.

Apakah yang menyebabkan perubahan wujud logam tersebut menurut kalian?

Perubahan wujud atau bentuk logam tersebut disebabkan oleh adanya panas atau kalor yang diberikan terhadap logam. Pada proses pemanasan ini peran kalor adalah mengubah wujud zat. Apabila benda menerima atau melepaskan kalor, maka akan terjadi perubahan suhu sehingga akan mengakibatkan wujud pada benda tersebut berubah. Pada pengolahan logam oleh pande besi ini, kalor yang diberikan pada logam bertujuan untuk menaikkan suhu. Sehingga mengubah kekerasan logam menjadi bersifat lebih lunak. Sifat lunak ini akan memudahkan untuk pembentukan. Pada proses pembentukan, seorang pande besi memberikan gaya berupa pukulan kepada logam yang telah dipanaskan. Proses penempaan ini berlaku konsep IPA tentang tekanan pada zat padat yang terjadi antara logam dengan palu penempa. Semakin kuat palu diayunkan untuk menempa logam maka tekanan yang diberikan akan semakin besar.

prinsip tekanan fix

Back

Next

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s